• Informasi Tayan Hulu

    Dalam Situs ini kami akan bergai informasi yang terjadi di seputar Kecamatan Tayan Hulu.

  • Kriminal

    Kami juga akan menyajikan Informasi Kriminal yang terjadi di Seputar Kabupaten Sanggau.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

TUJUH PEJABAT TINGGI PRATAMA DI LUNGKUNGAN KABUPATEN SANGAU DILANTIK


*Bupati Sanggau Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkab Sanggau*

SANGGAU (ST) – Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si melantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau Tahun 2019, di pusatkan di Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Jum’at siang (10/5) pukul 14.00 WIB.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau A.L.Leysandri, SH, Forkompimda, Asisten Pemerintahan, Hukum dan HAM Setda Sanggau Willybrordus Welly, S.Sos, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau H.Roni Fauzan, SE, M.Si, Asisten Administrasi Umum Setda Sanggau H.Joni Irwanto, S.IP, Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ignatius Irianto, S.Sos, M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Sanggau Ny.Arita Apolina, S.Pd, M.Si, Ketua GOW Kabupaten Sanggau Ny.Yohana Kusbariah Ontot, Ketua DWP Kabupaten Sanggau Ny.Agnes Leysandri, S.Pd, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, Camat se-Kabupaten Sanggau, Anggota GOW Kabupaten Sanggau, Anggota DWP Kabupaten Sanggau dan para Rohaniawan.
 

Adapun nama-nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau yang resmi dilantik oleh Bupati Sanggau antara lain: pertama; Herkulanus Heri Purnama, SH selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau, kedua; Victorianus, S.Sos selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Kabupaten Sanggau, ketiga; H.Syafriansyah, SP, MM selaku Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, keempat; Sukri, S.sos, M.Si selaku Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sanggau, kelima; Drs.Aloysius Yanto, M.Si selaku Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) Kabupaten Sanggau, keenam; Drs.Paulus Usrin, M.Si selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sanggau, ketujuh; Eduardus Evald, S.Sos selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sanggau.


Pada kesempatan tersebut Bupati Sanggau mengucapkan selamat dan sukses kepada tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau yang sudah dilantik.

“Saya selaku Bupati Sanggau sudah melaksanakan seleksi terbuka (lelang jabatan) untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau sesuai dengan prosedur,” ujar PH sapaan akrab Bupati Sanggau.

“Adapun yang menjadi dasar saya selaku Bupati Sanggau melantik tujuh orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sanggau adalah sudah mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” Jelasnya.


”Tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru saja dilantik ini merupakan yang terbaik, Karena sudah mengikuti proses seleksi (test) dan dipercaya. Jadi tidak ada kata tidak mampu dalam memimpin instansinya masing-masing. Adapun tugas kalian bertujuh bersama saya dan Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot, M.Si untuk bekerja dengan hati, tulus untuk Sanggau dan maksimalkan gotong royong (Dompu),” tuturnya.

“Tantangan untuk masing-masing kalian bertujuh, yang mana kita sudah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan mulai sekarang diperdalami betul apa yang ditugaskan. Juga berpesan untuk para istri Bapak-bapak sekalian untuk bisa turut membantu dan terlibat sebagai Ibu Dharma Wanita Persatuan dalam mewujudkan Sanggau yang lebih baik,” sambungnya.

Sumber : Diskominfo

Oleh : seputartayanhulu.blogspot


Share:

KECAMATAN TAYAN HULU LAKSANA MUSYAWARAH ANTAR DESA I


SOSOK (STH) - Musyawarah Antar  Desa (MAD) l sekecamatan Tayan Hulu dilaksanakan di aula Kantor Desa Sosok Kecamatan Tayan Hulu kabupaten Sanggau pada Kamis 09/05/19.

Agenda musyawarah adalah Sosialisasi Program Inovasi Desa Kecamatan Tayan Hulu untuk tahun 2019. Pada kesempatan musyawarah ini juga Forum musyawarah memilih kembali Tim Penggerak Inovasi Desa (TPID) untuk tahun 2019, tim ini nantinya akan di SK oleh Camat Tayan Hulu.


Kegiatan musyawarah ini dimulai pada pukul 09.00 wib dengan diikuti 31 orang peserta.

Hadir pada kegiatan ini Sekcam Tayan Hulu Bpk. Drs.Manudi; Kasi Pem kecamatan Tayan Hulu Bpk. Mardin; T.A.Pendamping Inovasi Desa P3MD Sanggau Bpk. Mujanni; Ketua TPID tahun 2018 kecamatan Tayan Hulu Bpk. Robert Jhonson beserta anggotanya; Para P3MD Kecamatan Tayan Hulu; Para Kepala Desa dan Ketua BPD Sekecamatan Tayan Hulu serta undangan lainnya.

Menjadi materi dalam musyawarah ini adalah Pokok-pokok Kebijakan dan Strategi Implementasi PID T.A. 2019 yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Pendamping Inovasi Desa Bapak Mujanni.


Untuk menutup musyawarah sekcam Tayan Hulu Drs.Manudi menyampaikan bahwa Inti dari pertemuan hari ini adalah tim TPID kec Tayan Hulu sudah terbentuk.

"Mudahan apa yang dilakukan hari ini bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang.
Sekcam berharap agar tim yang sudah dibentuk ini bisa bekerjasama, sehingga hasilnya bisa kita rasakan bersama". Sampainya.

Oleh : seputartayanhulu.blogspot

Share:

ALAMI KECELAKAAN, KORBAN MENINGGAL DUNIA DI TKP DUSUN SENUNUK PARINDU


PARINDU, seputartayanhulu.blogspot - Nasib tragis menimpa salah seorang ASN yang bertugas di kecamatan Noyan JALIANUS (50), laki - laki, Katolik, Alamat : Dsn Entikong Rt 06/01 Desa Entikong Kecamatan Entikong Kab.Sanggau mengalami lakalantas di Jl Raya Bodok - Sanggau Dsn. Senunuk Desa  Sebarra Kec. Parindu Kab. Sanggau (dekat kantor Ds. Sebara) pada Jumat   03 mei 2019 sekira jam 18.10 Wib.


Kronologis kejadian :

Kendaraan Sepeda motor Honda bernopolisi KB 3994 UV yang di kendarai oleh Sdr JALIANUS (50) berjalan dari arah kota Sanggau menuju ke Entikong sekira pukul 17.50 Wib  sesampainya di Dsn Senunuk Desa Sebarra Kec Parindu Kabupaten Sanggau (dekat kantor desa Sebarra) di jalur yang sama terdapat kendaraan Mitsubishi L.Truck KB 8928 CB sedang berhenti /mengalami pecah ban depan kanan.

Kendaraan dalam keadaan terparkir di tinggal pengemudinya Sdr ZIDAN HABDULLAH (15) dari pukul 14.00 Wib.

Di karenakan kondisi jalan yg gelap tanpa penerangan dan kendaraan Truck tidak memberikan lampu isarat sehingga tidak nampak, yang mengakibatkan pengendara sepmot KB 3994 UV menabrak bagian bak belakang kanan Truck yg mengakibatkan sdr JALIANUS (50) mengalami luka parah dan Meninggal Dunia di TKP.

Sampai dengan berita ini diturunkan, korban sudah dievakuasi berikut kendaraannya sudah dievakuasi pihak Kepolisian ke Kantor Polisi terdekat beserta Mobil Trucuk yang ditabrak korban.

Adapun upaya yang dilakukan Polres Sanggau diwilayah  hukumnya, Satlantas Polres Sanggau turun kejalan memberikan himbauan dan teguran kepada para pengendara kendaraan bermotor agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara serta meningkatkan patroli.
***



Share:

KPU SANGGAU MUSNAHKAN 11.140 LEMBAR SURAT SUARA YANG DINYATAKAN RUSAK


SANGGAU, dilaksanakan pemusnahan surat suara rusak, cacat dan berlebih pada Pemilu 2019 yang dipimpin oleh Ketua KPU Kab. Sanggau Martinus Sumarto SH pada hari Selasa (16/4/2019) pukul 21.15 wib, bertempat di Halaman Belakang Kantor KPUD Kab. Sanggau jl. Jend. Sudirman KM9 kel. Bunut, Kec. Kapuas Kab. Sanggau.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kab. Sanggau Martinus Sumarto SH, Plt Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum Dan Poli̇ti̇k, Yakobus, SH, MH, Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi, S.Ik, MH, Kajari Kab. Sanggau M. Idris Sihite, SH. MH Dandim 1204/Sanggau diwakili Pasiops Kodim 1204/Sgu Kapten Inf Agus Mulyana, Kasi intel Kejari Sanggau Iman Kilman SH, Komisioner KPU Kab. Sanggau Ibu Suwindari,SE, Komisioner KPU Kab. Sanggau Iis Supiyanto, Komisioner KPU Kab. Sanggau Vincencius, A.Md, Komisioner KPU Kab. Sanggau, Suwindari, SE, Komisioner KPU Kab. Sanggau Edi Rahmansana SP, Komisioner Bawaslu Kab. Sanggau bapak .Fredi Nazri, S. Sos, Komisioner Bawaslu Kab. Sanggau Bapak Saparudin, Kasi Hubungan Kelembagaan Kesbangpolinmas Kab.Sanggau Devi Rens Yupiter Pinus SE, Kasat Intel Polres Sanggau Iptu Suprapto, Kapolsek Kapuas Iptu Sri Mulyono, Perwakilan Partai Politik peserta Pemilu.



Dasar pelaksanaan kegiatan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum dan ketentuan pada pasal 3. Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 15 tahun 2018 tentang norma standar kebutuhan pengadaan dan pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan pemilihan umum. Keputusan Komisi Pemilihan Umum nomor :1266/HK.03.KPU/07/X/KPU 2018 tentang pedoman teknis tata kelola pemeliharaan dan inventarisasi logistik pemilihan umum dan pemilihan Gubernur Bupati dan Walikota serta
d. Komisi Pemilihan Umum nomor: 667/PP.10.5-SD/07/KPU/IV/2019 perihal pemusnahan logistik Pemilu tahun 2019 tanggal 10 April 2019.


Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sanggau telah melakukan pemusnahan surat suara cacat dan atau berlebih pada Pemilihan Umum tahun 2019 sesuai Berita Acara Nomor : 65/PP/10.BA/6103/KPU-KPB/IV/2019 tentang pemusnahan surat suara rusak cacat dan/atau berlebih pada Pemilu 2019 sebagai berikut.


Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Dapil kalbar Surat cacat rusak 757 lembar, Surat suara lebih 429 lembar, jumlah suara 1.186 lembar. Pemilihan DPR Ri Dapil Kalbar 2, Surat cacat rusak 276 lembar, Surat suara lebih 956 lembar, jumlah suara 1.232 lembar. Pemilihan DPD RI Dapil Kalbar Surat cacat rusak 169 lembar, Surat suara lebih 98 lembar jumlah suara 267 lembar. Pemilihan DPRD Prov. Dapil Kalbar 6, Surat cacat rusak 607 lembar, Surat suara lebih 5.745 lembar, jumlah suara 6.352 lembar. Surat suara pemilihan DPRD Kab. Sanggau 1, Surat cacat rusak 65 lembar, Surat suara lebih 2 lembar, jumlah suara 67 lembar. Surat suara pemilihan DPRD Kab. Sanggau 2, Surat cacat rusak 40 lembar, Surat suara lebih 994 lembar, jumlah suara 1.034 lembar. Surat suara pemilihan DPRD Kab. Sanggau 3, Surat cacat rusak 123 lembar, Surat suara lebih, jumlah suara 123 lembar. Surat suara pemilihan DPRD Kab. Sanggau 4, Surat cacat rusak 54 lembar, Surat suara lebih 162 lembar, jumlah suara 216 lembar, Surat suara pemilihan. DPRD Kab. Sanggau 5,Surat cacat rusak 113 lembar, Surat suara lebih 550 lembar, jumlah suara 663 lembar, Jumlah keseluruhan suara yang rusak yaitu Surat cacat rusak 2.204 lembar, Surat suara lebih 8.936 lembar, jumlah suara 11.140 lembar.


Sumber : Kominfo Sgu
Share:

PESAN BUPATI SANGGAU KEPADA 901 ANGGOTA BPD SE-KABUPATEN SANGGAU YANG BARU DILANTIK

*Sebanyak 901 Anggota BPD Se-Kabupaten Sanggau Di Lantik Oleh Bupati Sanggau*


Sumber : //DISKOMINFO-SGU//

SANGGAU – Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si melantik sebanyak 901 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Sanggau, sekaligus pengambilan sumpah dan janji pada masa bhakti 2019-2025, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-Pemdes) Kabupaten Sanggau, bertempat di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Kamis pagi (11/4/2019) pukul 09.00 WIB.


Turut hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau H.Roni Fauzan, SE, M.Si, Kepala Dinas PM-Pemdes Kabupaten Sanggau Siron, S.Sos, M.Si, Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Sanggau Arief Boediono, SH, MH, Kepala OPD Kabupaten Sanggau atau pejabat yang mewakili, Forkompimda, Ketua TP-PKK Kabupaten Sanggau Arita Apolina, S.Pd, M.Si, Camat se-Kabupaten Sanggau, Kades se-Kabupaten Sanggau, Para Rohaniawan dan Anggota BPD se-Kabupaten Sanggau.


Cuaca gerimis tak menjadi halangan dalam acara Pengambilan sumpah dan janji Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Sanggau, yang dipimpin langsung oleh Bupati Sanggau.


Selanjutnya, Penandatangan berita acara pengambilan sumpah dan janji oleh masing-masing perwakilan anggota BPD dan dilanjutkan dengan penyerahan surat keputusan Bupati Sanggau.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sanggau mengucapkan selamat kepada anggota BPD se-Kabupaten Sanggau yang baru saja dilantik dan disertai dengan pengambilan sumpah dan janji dan Bupati Sanggau berpesan laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

“Pada kesempatan ini walaupun dalam keadaan gerimis, kita bisa bersama-sama hadir dalam pelantikan, sumpah dan janji anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Sanggau secara serentak. Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas PM-Pemdes Kabupaten Sanggau yang telah melaksanakan kegiatan ini, yang dipusatkan langsung di Kabupaten dan ini merupakan mengukir sejarah, yang mana kali pertama dilaksanakan pelantikan BPD se-Kabupaten Sanggau secara serentak. Yang terpenting saya ingin menekankan, yang mana tadi sudah dilakukan pengucapan sumpah dan janji dan saya ingin saudara-saudara mengucapkan tersebut dari hati yang tulus, karena sumpah dan janji tersebut terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga bisa bekerja dengan baik, patuh kepada negara dan ideologi Pancasila, yang kedua berjanji bekerja dengan maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” (Ujarnya)



“Perlu kami sampaikan bahwa BPD merupakan mitra kerja Pemerintahan Desa, sehingga terwujudnya desa yang hebat apabila dua unsur tersebut kuat, saling berkoordinasi dan bersinergi. Maka dari itu, saya menghimbau kepada para anggota BPD untuk terus membantu dan mengawasi Pemerintahan Desa, sehingga bisa membantu Pemerintah Kabupaten Sanggau, dengan apa yang menjadi keinginan bersama bisa tercapai, karena Sanggau adalah rumah kita,” (Tuturnya)

“Juga menghimbau kepada kita semua, bahwa pada tanggal 17 April mendatang kita akan melaksanakan pesta demokrasi besar-besaran yaitu Pilpres dan Pileg. Maka dari itu saya menghimbau kepada anggota BPD dan Para Kades agar bisa memastikan orang Sanggau datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pilihlah sesuai dengan hati nurani masing-masing, gunakan hak pilihnya dan jangan sampai ada masyarakat Sanggau yang golput.” (Sambungnya)



Share:

PENUTUPAN MUBES TIONG KANDANG DIHADIRI RIBUAN ORANG


Tiong Kandang, Sanggau - Setelah empat hari melaksanakan rangkai kegiatan Musyawarah Adat Besar Tiong Kandang yang dimulai pada jumat 29/03/19 lalu, akhirnya kegiatan Mubes Tiong Kandang ini ditutup pada Senin 01/04/19 lalu.

Kegiatan penutupan Mubes Tiong Kandang dihadiri oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Bpk Usep Setiawan; Menteri LHK yang diwakili oleh Dirjen PSKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Bambang Suprianto, M.Sc; Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot,M.Si; Kepala Desa Tae Melkianus Midi; Direktur Institut Dayakologi Krissusandi Gunui'; Deputi AMAN Kalbar Glorio Sanen; Perwakilan Pemprov Kalbar; Para Kepala OPD Kabupaten Sanggau; Tokoh Masyarakat, Perempuan, Pemuda dan Agama serta para undangan dan peserta Mubes dari wilayah sekitar Balai Batang Tarang.


Para Pejabat Tinggi Pusat dan Daerah serta para undangan dan peserta Mubes disambut dengan tarian Adat Dayak serta Ritual Adat Penyambutan sebelum memasuki Areal Mubes. Selain tarian dan ritual adat, para Pejabat Tinggi Pemerintah beserta undangan juga disuguhi dengan minuman khas daerah yaitu Tuak ketan dan Kopi panas.


Kegiatan Mubes diawali dengan Doa Pembuka, penyampaian Kata Sambutan serta penyampaian Hasil Musyawarah yang menjadi Kesepakatan Masyarakat Adat Komunitas Tiong Kandang yang terdiri dari 7 Desa dan Ketemenggungan Lingkar Tiong Kandang.


Musyawarah Adat Besar Tiong Kandang yang mengangkat tema "Munguk Nkanakng Keramat Puaka, Ngai Ontokng Tapo Tuah" ini dilatarbelakangi oleh kondisi Tiong Kandang yang sakral dan penting bagi keberlanjutan penghidupan dan identitas Masyarat Adat dalam sejarahnya pernah tidak sepenuhnya eksis lagi. Hal tersebut karena kondisi alamnya yang mulai berubah seiring dengan perilaku manusia yang cendrung meninggalkan alam dan budaya aslinya.

Musyawarah Adat Besar Tiong Kandang  ini bertujuan :


1.  Memperjelas bentuk perlindungan Bukit Tiong Kandang dengan penataan ruang dan pengelolaan kawasan Bukit Tiong Kandang yang menjadi lokasi pusat ritual seluruh Masyarakat Adat Komunitas Tiong Kandang melalui dukungan yang partisipatif dan solidaritas seluruh stakeholder yakni Pemda, Pemdes dan seluruh Masyarakat Adat Komunitas Tiong Kandang, khususnya Ketemenggungan di lingkaran Tiong Kandang.



2. Memperkuat persatuan dan solidaritas Masyarakat Adat Komunitas Tiong Kandang, khususnya dilingkar Tiong Kandang dalam mengelola, memelihara dan melindungi Tiong Kandang.



3. Syukuran atas pengakuan legal formal atas Wilayah dan Hutan Adat Tiong Kandang di Ketemenggungan Tae yang diberikan Negara melalui Presiden Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Bupati Sanggau.



4. Berniat (Doa Adat) untuk perdamaian manusia dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pengakuan Wilayah dan Hutan Adat di seluruh lingkar Tiong Kandang.



5. Revitalisasi Adat Tiong Kandang melalui Ritual Adat Ganjor Tiong Kandang dan Ziarah Adat Tiong Kandang.



Musyawarah Adat Besar Tiong Kandang ini  juga menghasilkan beberapa Kesepakatan bersama yang disetujui oleh 7 Kepala Desa dan Ketemenggungan Lingkar Tiong Kandang.





Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen dari Masyarakat Adat Komunitas Tiong Kandang yang terdiri dari Desa dan Ketemenggungan Tae, Temiang Mali, Mak Kawing, Semoncol, Padi Kaye, Desa Hilir dan Desa Kebadu.




Share:

PEMBUKAAN MUBES BESAR MASYARAKAT ADAT KOMUNITAS TIONG KANDANG BERJALAN LANCAR



Tiong Kandang Kab. Sanggau - Masyarakat Adat Komunitas Tiong Kandang laksana pembukaan Mubes Besar Tiong Kandang dengan mengangkat tema “Munguk Nkanakn Keramat Puaka, Ngai Ontokng Tapo Tuah” tema ini diambil dari peribahasa adat Ketemenggungan Tae yang mengandung pengertian Bukit Tiong Kandang adalah Tempat  Suci atau Rumah Ritual yang dijaga, dipelihara dan dilindungi, membawa keberuntungan memberi kemakmuran (kebahagian dan rezeki) bagi umat manusia. Pada kesempatan ini juga Gubernur Kalbar menyerahkan 1185 Persil sertifikat tanah untuk rakyat pada Jumat (29/03/19) 14:00 wib. yang dilaksankan di Ketemenggungan Tae Desa Tae Kecamatan Balai Kabupaten Sanggau.



Hadir pada kesempatan ini, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI Usep Setiawan, Kepala kanwil BPN Provinsi Dr.A. Samad Soemarga,S.H.,M.H, Kepala BPN Kab.Sanggau Yuliana, SH, M.Eng, Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi,S.IK, MH,  Ketua Pengadilan Negeri Sanggau, Arief Boediono SH, MH, Ketua Konsorsium GPPK sekaligus Mantir Pancur Kasih, Drs. John Bamba, Direktur Institut Dayakologi Krissusandi Gunui, Ketua Umum Mubes Tiong Kandang Melkianus Midi, Kepala Opd serta masyarakat.



Musyawarah adat besar tersebut terkait dengan permasalahan status lahan adat yang selama ini dialami oleh masyarakat adat, yang mana dibutuhkan kepastian hukum atas status hutan adat supaya masyarakat dapat dengan leluasa memanfaatkan dan mengelolanya.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua Umum Mubes Tiong Kandang Melkianus Midi menyampaikan  Desa Tae yang terdiri dari empat dusun yang meliputi delapan kampung, yakni Kampung Bangkan, Mak Ijing, Semangkar, Maet, Tae, Teradak, Peragong dan Padakng dengan Luas wilayah desa adalah 2.538,55 hektare, jumlah penduduk 1.616 jiwa ini di iringi dengan adanya hutan adat menjadikan Hutan kami terjaga  keberagaman hayatinya dan didalamnya dapat dijaga oleh masyarakat setempat sehingga dapat mencegah terjadinya penebangan hutan secara ilegal dan perburuan satwa liar terima kasih Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si yang selama ini berjuang bersama kami untuk pelepasan hutan lindung menjadi hutan adat. mewakili masyarakat yang ada disini kami sangat bangga dan berterima kasih kepada bapak gubernur untuk pertama kalinya dalam sejarah baru ada seorang gubernur yang mau datang ke kampung kami ini. (UJARNYA)


Sambutan Ketua Konsorsium GPPK sekaligus Mantir Pancur Kasih, Drs. John menyampaikan Bamba Kampung Bangkan paling luas beririsan dengan hutan lindung Yakni mencapai 302,67 hektare, disusul Padakang 266,13 hektare, Mak Ijing 65,74 hektare, dan Teradak 50,23 hektare. Jika ditotal maka kawasan hutan lindung yang beririsan dengan kawasan desa adalah seluas 683,76 hektare atau 26,93 persen. Sementara kawasan hutan produksi biasa seluas 1.434,87 hektare atau 56,52 persen. Artinya hanya tersisa sekitar 419,92 hektare atau 16,55 persen saja lahan milik masyarakat. Fakta ini didapat dari hasil pemetaan partisipatif masyarakat desa yang difasilitasi Perkumpulan Pancur Kasih (PPK) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau pada 2013 lalu.

Pelepasan status tanah tersebut merupakan impian seluruh masyarakat adat. Pelepasan tersebut dirasa sebagai keadilan sosial yang dirasakan masyarakat terutama kawasan hutan yang sering disalahgunakan oleh perusahaan yang berujung pada sengketa. (UJARNYA)


Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si menyampaikan selamat kepada masyarakat yang sudah menerima sertifikat hari ini, tentunya kami selaku pemerintah memberitahukan kepada penerima sertifikat hari ini terdiri dari 17 desa sengaja kami kumpulkan  untuk memberikan pemahaman kepada yang hadir bahwa ada tanah yang mudah dan bisa diakui sertifikatnya sebagai milik pribadi dan ada juga tanah yang tidak bisa diakui secara pribadi contohnya hutan adat ini yang memiliki hukum adatnya sendiri dengan kawasan hutan adat , Pelepasan hutan adat ini adalah pelepasan hutan adat terbesar di Indonesia yang pernah diserahkan oleh presiden yaitu dengan luas 2.189 hektar, tentunya dengan telah disahkannya hutan adat ini bisa meningkatkan perekonomian  serta sumber daya manusianya dan kita ketahui ini perjuangan yang cukup panjang untuk kita lalui bersama, sertifikat ini tidak bisa dijual sembarangan tentunya ada hukum adat yang mengaturnya. Hasil dalam acara musyawarah nanti selesainya pada tanggal satu nanti, akan ada hasil dari musyawarah ini dengan diikuti staf ahli presiden yang akan selalu memonitor sampai selesai di desa Tae.

Sambutan Kepala kanwil BPN Provinsi Dr.A. Samad Soemarga,S.H.,M.H, menyampaikan mengatakan bahwa program reforma agraria Jokowi bukan hanya bagi-bagi sertifikat tanah yang sering diberitakan selama ini. Dr.A. Samad Soemarga,S.H.,M.H  menegaskan bahwa pembagian sertifikat hanya salah satu skema dari reforma agrarian, juga soal akses-akses dalam kepemilikan, penguasaan dan pemanfaatan lahan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan aset yang disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia. dua hal penting yang terdapat dalam reforma agraria, yakni penataan aset dan akses. Kita tata aset-asetnya agar berkeadilan dan aksesnya sendiri adalah memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada  penerima reforma agraria dalam bentuk penyediaan infrastruktur, dukungan pasar, permodalan, teknologi dan pendampingan lainnya sehingga subyek reforma agraria dapat mengembangkan kapasitasnya.(Ujarnya)

Sambutan Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, S.H., M.Hum menyampaikan kegiatan hari ini bukan bagi – bagi lahan, ini adalah  pengakuan hukum dari hak- hak masyarakat atas lahan yang di kelola dan dimanfaatkannya. Masyarakat di minta untuk tidak salah menilai dengan program pemerintah ini. Tentunya hukum adat ini memberikan manfaat untuk wilayah adatnya. Pemerintah provinsi tentunya akan membantu mengisi hutan ini. Kita bisa manfaatkan hutan ini untuk menanam durian tentunya sanggau yang terkenal duriannya termasuk durian terbaik di Indonesia menjadikan manfaat hutan adat bisa dirasakan oleh semua orang. Saya berharap desa tae ini menjadi desa mandiri demi Mewujudkan pembangunan dari desa merupakan sebuah visi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Program Dana Desa. Dengan adanya dana desa itu, masyarakat bisa memanfaatkan sesuai dengan kebutuhannya untuk meningkatkan produktivitasnya dan memperbaiki kualitas hidup di desa. (Ujarnya)

Dilanjutkan pembagian sertifikat secara simbolis langsung kepada masyarakat.

Sumber : Kominfo Sanggau



Share:

DPM PEMDES SELENGGARAKAN PELATIHAN KADER PEMBERDAYAAN DESA SEKABUPATEN SANGGAU


SANGGAU, seputartayanhulu.blogspot - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (DPM Pemdes) melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Dan Pemerintah Dalam Rangka Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Desa di Kab.Sanggau bertempat di Aula Hotel Meldy dimulai  tanggal (26/3/2019) pukul 14:00 WIB.

Hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Sanggau Drs.Yohanes Ontot, M.Si, Kadis DPM Pemdes Kab.Sanggau Siron, S.Sos, M.Si, Kabid Bangdes DPM Pemdes Kab.Sanggau Antonius Mulyadi, S.STP,ME, Kabid Pemberdayaan DPM Pemdes Kab.Sanggau Oktavia Yunani, S.STP,M.Si, Badan Narkotika Nasional  (BNN) Nobertus Junaedi Ijun, SE dan para peserta.


Pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan dilaksanakan selama 4 hari dengan jumlah peserta 45 orang yang terdiri dari perangkat LPM, LAD dan KPMD yang berasal dari kecamatan Desa Semongan Kec. Noyan, Desa Marita Kec.Parindu, Desa Sansat Kec.Toba, Desa Cempedak Kec.Tayan Hilir, Desa Sungai Tekam Kec.Sekayam, Desa Nekan Kec.Entikong, Desa Mawang Muda Kec.Beduai, Desa Layak Omang Kec.Mukok, Desa Engkadai Kec.Meliau, Desa Empodis Kec.Bonti, Desa Kaetori Kec.Jangkang, Desa Tae Kec.Balai, Desa Kedakas Kec.Tayan Hulu, Desa Sebuduh Kec.Kembayan, Desa Lintang Pelaman Kec.Kapuas.


Adapun maksud dan tujuan kegiatan ini disampaikan oleh Kadis DPM Pemdes Kab.Sanggau Siron S.Sos, M.Si yaitu untuk meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan lembaga pemberdayaan masyarakat desa agar dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya dapat lebih berdayaguna dan berhasilguna. Setelah mengikuti Pelatihan diharapakan peserta memiliki kemampuan memahami manajemen partisipatif pemberdayaan masyarakat, Memahami kebijakan pemeritah daerah dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Memahami peran lembaga kemasyarakatan desa serta cara – cara membangun kerja sama, pengambilan keputusan dan pemecahan masalah, terampil memproses manajemen partisipatif pemberdayaan masyarakat.


Sambutan Wakil Bupati Sanggau menilai kunci pembangunan nasional terletak pada pembangunan di tingkat terkecil yakni desa. Termasuk juga pembangunan di Kabupaten Sanggau. Wakil Bupati Sanggau menyebut Sanggau merupakan kabupaten yang sangat luas. Di Provinsi Kalimantan Barat, dengan potensi sumber daya alam yang juga sangat besar .  Saya ingin peserta yang hadir hari ini bangga membangun desanya. Sehingga  pulang untuk membangun desanya. Saya begitu yakin, melalui ajang ini akan lahir pemikiran yang lebih inovatif. “Maka dalam kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Desa ini menjadikan  program di desa juga dapat bersinergi dengan program Pemerintah Daerah," (Ujarnya)

Sumber : Humas Sanggau


Share:

JPIC BRUDER MTB BERSAMA DAD KECAMATAN KEMBAYAN FASILITASI DISKUSI DALAM RANGKA PERINGATAN HARI AIR SEDUNIA TAHUN 2019

Foto Bersama selesea kegiatan Hari Air Sedunia tahun 2019
Foto : Hendrikus Hendi

Kuala Dua Kecamatan Kembayan - Dalam rangka menyambut serta merayakan Hari Air Sedunia pada 22 Maret 2019,  JPIC (Justice, Peace and Integrrity Of Creation/Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan) Bruder MTB Kuala Dua bersama DAD Kec. Kembayan melaksanakan pertemuan bersama KOMPRA, WALHI, AMAN, TuK Indonesia, Konsorsium Reforma Agraria dengan DAD, para Temenggung, Tokoh masyarakat serta Perwakilan Perempuan dari wilayah Kec. Kembayan, Tayan Hulu, Parindu serta wilayah sekitar Perbatasan.


Kegiatan pertemuan bersama ini dilaksanakan di Bori Tajau Obih Edueap Kuala Dua Kompleks Bruderan MTB Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat dimulai pada pukul 09.00 wib dan berakhir pada pukul 17.00 wib, pada Sabtu 16 Maret 2019 lalu.

Peringatan Hari Air sedunia yang dilaksanakan oleh JPIC Bruder MTB Kuala Dua bersama DAD Kecamatan Kembayan mengangkat tema "Membumikan Keadilan Ekologis untuk Keselamatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Kalimantan Baru" kegiatan dihadiri sekitar 60an orang peserta.


Latar belakang pertemuan kali ini adalah, melihat persoalan AIR sangat URGEN dan MENDESAK bagi hajat hidup orang banyak saat ini. Air menjadi begitu mahal, padahal air diberikan oleh Tuhan kepada manusia dan ciptaan lain dengan cuma-cuma. Dan ketika air menjadi mahal, orang baru menyadari bahwa uang tidak bisa memuaskan dahaga.

Melihat situasi dan Kondisi Sumber Daya Alam secara khusu Sumber Daya AIR yang ada pada saat ini sangat-sangatlah terancam kelestariannya. JPIC Bruder MTB menjelaskan bahwa kegiatan ini perlu dilaksanakan, agar dapat memberikan penyadaran kepada masyarakat betapa PENTINGNYA air bagi kehidupan kita.

"Sekarang krisis air, persoalan air ini menjadi persoalan utama. Kembalikan air bersih ini untuk kita, karena air sudah mulai kurang." Sampai Bruder Gerardus.


Beliau mengharapkan juga agar Masyarakat bisa membangun relasi yang baik dengan alam, saling menghormati, menghargai sebagai hak ciptaanNya.

Beliau menyampaikan tujuan pertemuan ini adalah agar DAD bersama para temenggung dan elemen masyarakat dapat merumuskan bersama akan Urgen dan Mendesaknya AIR untuk dilestarikan dan diselamatkan.

Sebagai narasumber pada kegiatan ini, JPIC Bruder MTB Kuala Dua menghadirkan WALHI, AMAN dan TuK Indonesia untuk menyampaikan Gambaran dan Keadaan lingkungan sumber daya alam secara khusus sumber daya Air disekitar Indonesia secara khusus Kalimantan.

Dalam penyampaiannya NORMAN JIWAN mewakili TuK INDONESIA mendorong para Pemangku Adat diwilayah ini untuk menyelamatkan Air dengan cara membuat kesepakatan bersama agar tempat-tempat diwilayah hulu sungai dikeramatkan, karena dengan dikeramatkan berarti kita menghormati secara sungguh akan sumber mata air bagi kehidupan kita.


"Kalau tidak kita keramatkan, air itu tidak lagi memberi kita kehidupan" ungkapnya.

Beliau mengarahkan agar para Temenggung antar Kabupaten, Kecamatan dapat bekerja sama untuk menyelamatkan sumber-sumber mata air, seperti Gunung Bentuang sebagai IBU MATA AIR KITA yang saat ini kaki gunung Bentuang itu mengalami penghancuran.

Hal yang sama disampaikan juga oleh peserta pertemuan dari wilayah Kecamatan Tayan Hulu bahwa gunung SEMAUNG yang berada diantara Desa Kedakas dan Pandan Sembuat juga bersifat Urgen dan Mendesak untuk dijaga, dilestarikan dan diselamatkan dari keterancaman pembangunan perkebunan serta pertambangan batu disekitar kaki Gunung tersebut.

Pada kesempatan yang sama Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Kembayan Yoseph Andi,SP bersama Sekretaris DAD Kecamatan Kembayan Drs. Yosep juga menyampaikan bahwa keprihatinan terhadap Sumber Mata Air dan DAS saat ini sangat Urgen dan Mendesak.


Pihak DAD mengharapkan peran serta dari Masyarakat Adat agar dapat menjaga, merawat sumber-sumber mata air yang ada disekitar mereka, sehingga mereka dapat mengkonsumsi air yang bersih dan berkelanjutan.

Kepada pemerintah Sekretaris DAD Kecamatan Kembayan Drs. Yosep berharap agar pemerintah menghentikan pemberian ijin untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit dan khususnya kepada perusahaan, karena selama ini  perkebunan kelapa sawit skala besar telah menjadi faktor penyebab proses rusaknya lingkungan hidup dan mengeringnya Sumber Mata Air sampainya.


Pertemuan Bersama ini menghasilkan beberapa komitmen bersama sebagai berikut :

1. Melakukan tindakan peringatan dini, penegakan hukum dan mengoptimalkan pengawasan terhadap praktik penebangan liar baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

2. Tidak memberikan ruang bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit, terutama di daerah sumber Mata Air, Daerah Aliran Sungai dan Danau.

3. Melakukan pemulihan secara nyata terhadap DAS dan sumber mata air yang rusak dengan REBOISASI.

4. Tanaman kelapa sawit yang ditanam sekitar bantaran sungai ditebang atau dicabut, dan diganti dengan tanaman pohon lainnya.

5. Penambangan emas dan galian C di tepi sungai dihentikan.

6. Tidak melakukan penubaan ikan dengan bahan  berbahaya beracun (B3) dan strum.

7. Tidak membuang sampah dan plastik di sungai.

8. Melindungi Hutan dan Tembawang sebagai Sumber Mata Air.










Share:

STOP KRIMINALISASI

STOP KRIMINALISASI
MAD

Ucapan Selamat

Ucapan Selamat
Selamat Natal dan Tahun Baru

IKLAN

IKLAN
Pasang Iklan disini 0852 4996 2992

LOGO

LOGO
Garuda Pancasila

Categories

Label

Total Tayang Postingan

Mari Berkontribusi

Mari Berbagi Informasi...!!!
Tuangkan informasi di sekitar anda dengan mengirimkan Narasi/Tulisan beserta dokumentasi nya kepada Kami. di No WA.0852.4996.2992

Pages