• Informasi Tayan Hulu

    Dalam Situs ini kami akan bergai informasi yang terjadi di seputar Kecamatan Tayan Hulu.

  • Kriminal

    Kami juga akan menyajikan Informasi Kriminal yang terjadi di Seputar Kabupaten Sanggau.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

PANITIA MUSDAT KE IV DAD KECAMATAN TAYAN HULU MELAKSANAKAN PRAMUSDAT

Panitia Musdat IV (Pemilihan Ketua Dewan Adat Dayak) Kecamatan Tayan Hulu akhirnya melaksanakan Pramusdat ke IV setelah menempuh persiapan yang cukup panjang hingga dapat melaksanakan pra pada hari ini sabtu, 09/10/21 di aula Paroki Kristus Raja Sosok Kecamatan Tayan Hulu.
Dalam kesempatan pra ini, ketua panitia Robert Jonson menyampaikan bahwa kegiatan ini perlu dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus persiapan untuk melaksanakan Musdat ke IV DAD Kecamatan Tayan Hulu, yang akan dilaksanakan pada hari kamis 14 Oktober 2021 dimulai dari pagi hingga selesai.

Pada kesempatan pra ini juga di dibicarakan hal-hal yang perlu dibicarakan untuk dipersiapkan dan menjadi keputusan bersama dari panitia secara keseluruhan untuk menjadi acuan kerja kegiatan pada hari pelaksanaan Musdat IV DAD Kecamatan Tayan Hulu. Hadir puluhan anggota panitia yang terdiri dari Panitia inti serta seksi-seksi yang siap bertugas dimasing-masing seksi pada hari H pelaksanaannya nanti.
Dalam kesempatan ini juga dilaporkan laporan sementara oleh sekretaris panitia, usaha-usaha penggalangan dana oleh seksi penggalangan dana "proposal yang di keluarkan oleh panitia sebanyak 62 proposal dengan 60 proposal dituju kepada badan usaha / perusahaan-perusahaan disekitar wilayah Tayan Hulu Sanggau dan 2 proposal berjalan yang di edarkan juga disekitar wilayah Tayan Hulu dan sekitarnya" kata sekretaris panitia Junior Liston dalam laporannya.

Dari 62 proposal tersebut sekretaris panitia Musdat IV DAD Tayan Hulu juga menyampaikan bahwa sampai dengan saat ini, proposal yang sudah kembali sebanyak 43 proposal dan sisanya akan dijemput sebelum hari H untuk mencukupi kebutuhan anggaran yang masih kurang.

Diakhir rapat panitia pramusdat, ketua panitia Robert Jonson juga menyampaikan informasi melalui media ini untuk diketahui masyarakat umum di wilayah Kecamatan Tayan Hulu bahwa "untuk hak suara pemilihan ketua DAD Tayan Hulu, setiap desa menggunakan 3 hak suara yang terdiri dari 1 suara Kepala Desa, 1 suara Ketua BPD dan 1 suara Temenggung Desa. Namun jika diantara 3 pemilih utusan desa ini ada yang bukan suku dayak, maka interen desa untuk mengganti yang bersangkutan (bukan orang dayak) dengan utusan pengganti yang bersuku dayak. Kemudian karena dikecamatan Tayan Hulu ini ada 4 Temenggung Sub-suku, maka 4 Temenggung ini juga memiliki hak suara, kecuali dari 4 calon ini ada yang mencalonkan diri maka yang bersangkutan hanya berhak menggunakan 1 suara yaitu sebagai suara calon ketua DAD. Peraturan ini juga berlaku kepada kepala desa yang mencalonkan diri, maka yang bersangkutan hanya berhak menggunakan 1 hak suara saja"
Share:

MASYARAKAT ADAT DAYAK HIBUN KAMPUNG RAMBAI LAKSANAKAN RITUAL MPOKANG PEDAGI ABAI BUO

 

"Foto Tim Pemangkou Poyo Tono Hibun (Penasehat, Pemangkou dan Temongguang Hayo) bersama Kades Kedakas, Kadus Kedian, Pengatouh Pedagi, Tukoang Pomoang dan Tokoh Masyarakat lainnya"

RAMBAI - Masyarakat Adat Dayak Komunitas Hibun kampung Rambai melaksanakan acara ritual adat mpokang pedagi Abai Buo, berlokasi di kampung Rambai dusun Kedian Desa Kedakas Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau pada sabtu 01/05/2021 lalu.

Kegiatan dihadiri oleh Temongguang Hayo Sub-suku Dayak Hibun Bapak Beatus Pius Onomuo Et, didampingi oleh Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Bapak Fransiskus Suwondo,SE yang juga adalah anggota DPRD Provinsi Kalbar; bersama dengan Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Bapak Yuvenalis Krismono,SE; Pemangkou Poyo Tono Hibun Kecamatan Parindu Bapak Heryanto Didi, SH; Kepala Desa Kedakas Bapak Sifrianus Juhe beserta para tokoh masyarakat dan warga setempat.

Tim Pemangkou Poyo Tono Hibun

Kegiatan ini di laksankan secara langsung di lokasi cagar budaya masyarakat adat setempat Pedagi Abai Buo, sebagai bentuk ritual pengucapan syukur kepada Penompo atau Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen selama satu tahun periode bertani ladang bagi masyarakat di komunitas Hibun Rambai.

Selain perayaan syukur, kegiatan ini juga sebagai ritual untuk memohon perlindungan kepada Penompo atau Tuhan Yang Maha Esa, agar warga setempat terlindung dari marabahaya serta diberikan kelimpahan rejeki di tahun yang akan datang.

Dalam kesempatan itu, Temongguang Hayo sub-suku Hibun mengapresiasi atas terselenggaranya ritual ini setiap tahunnya, ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut untuk diwariskan kepada generasi muda dayak hibun di kampung ini.

"Temongguang Hayo menyampaikan sambutan sekaligus petuah-petuah di hadapan Masyarakat Adat Dayak Hibun di Ompu Binuo (kampung) Rambai"

Hal yang sama di ungkapkan oleh Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Bapak Fransiskus Suwondo, generasi muda harus mau mempelajari adat-istiadat dan budaya, agar selalu bisa mempertahankan identitas sebagai masyarakat adat yang berbudaya dan bermartabat.

"Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Fransiskus Suwondo, SE (anggota DPRD Provinsi Kalbar) saat menyampaikan sambutan"

Menanggapi kunjungan Temongguang Hayo sub-suku hibun bersama Pemangkou poyo tono dan anggota DPR, kepala Desa Kedakas menyampaikan terimakasih dan apresiasi.

Penasehat Poyo Tono, Tukoang Pomoang (Imam Ritual), Temongguang Hayo Suku Hibun

"Kepala Desa Kedakas Sifrianus Juhe saat menyampaikan kata sambutan"

"Kalau Bukan Kita (Onyo Hibun), Siapa Lagi Yang Akan Peduli untuk Merawat, Menjaga dan Melestarikan Budaya dan Adat Istiadat Dayak Hibun"

Share:

MASYARAKAT ADAT DAYAK HIBUN KAMPUNG SELESUNG LAKSANAKAN RITUAL NCUPO/MPOKANG PEDAGI


"Anggotanya DPRD Prov Kalbar Fransiskus Suwondo, SE (Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun), Kepala Wilyah Dusun Selesung Hendri,SE; Jurnalis Hibun Hendrikus Hendi dan Aktifis Masyarakat Adat Yohanes Maren"

SELESUNG - Masyarakat Adat Dayak Hibun dikampung Selesung Desa Pandan Sembuat Kabupaten Sanggau, menggelar ritual adat mpokang pedagi di situs budaya pedagi Abae Pengihang Mangku Bumi Nek Ratu Pangkow Dayang Pati pada jumat 23/04/2021 lalu.

Kegiatan ritual adat yang rutin dilaksanakan setiap tahun di situs budaya asal kampung Selesung ini dilaksanakan satu hari penuh, dimulai pagi hingga selesai pada sore hari.

Hadir pada kesempatan kali ini Petinggi Adat sub suku dayak Hibun Bapak Beatus Pius Onomuo Et sebagai Temongguang Hayo dan turut hadir juga Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Bapak Fransiskus Suwondo, SE yang juga menjabat anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Bpk. Beatus Pius Onomuo Et
Temenggung Hayo Dayak Hibun

Kegiatan ritual adat  mpokang pedagi ini dilaksanakan sebagai bentuk syukur masyarakat adat dayak Hibun di kampung selesung ini kepada penguasa alam, yang telah memberikan rejeki kepada masyarakat dikampung Selesung dan sekitarnya, selama satu tahun lalu, sehingga mereka mendapatkan hasil panen yang mencukupi dari semua hasil alam yang mereka garap dan kelola selama satu tahun.

Dalam kesempatan ritual adat ini juga masyarakat adat di komunitas ini berkesempatan menyapaikan kembali doa dan harapan untuk tahun berikutnya yang akan datang, agar hasil panen baik serta warga masyarakat selalu diberi kesehatan dan perlindungan dari bencana.

Pada kesempatan itu Temongguang Hayo sub-suku Hibun Bapak Beatus Pius Onomuo Et menyampaikan apresiasi kepada warga masyarakat kampung Selesung yang masih aktif memelihara cagar budaya berupa situs pedadi peninggalan para leluhur yang wajib dipelihara, dirawat dan dijaga.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Penasehat Pemangkow Poyo Tono Hibun bahwa kalau bukan kita siapa lagi yang akan merawat, menjaga dan melestarikan situs-situs budaya seperti ini. Sebagai masyarakat adat kita harus aktif melestarikan menjaga dan melestarikan budaya kita, agar kita bisa dianggap sebagai komunitas adat yang mandiri dan bermartabat pungkasnya.

"Anggota DPRD Provinsi Kalbar Bapak Fransiskus Suwondo, SE saat melihat lesung dari belian peninggalan leluhur"

Sementara itu Temongguang Desa Pandan Sembuat Bapak Martinus Sama menyambut baik dan mengucapkan terimakasih, atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan Petinggi Adat dayak hibun Temongguang Hayo ke kampung Selesung untuk mengunjungi situs budaya ini.

Share:

KARYA BAKTI KORAMIL 11/SOSOK, PANITIA GEREJA MASIH MEMERLUKAN SUMBANGAN DONATUR

KEDAKAS - Panitia pembangunan gereja Katolik Santo Yosef Kedakas Paroki Kristus Raja Sosok mendapatkan kunjungan Karya Bakti TNI Koramil 11/Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau pada rabu 21/04/2021 lalu.

Kegiatan dimaksud adalah bentuk sumbangsih berupa tenaga dari Koramil 11/Sosok untuk membantu umat katolik di stasi Santo Yosef Kedakas dalam proses pembangunan gereja Katolik diwilayah ini.

Dalam kesempatan itu Danramil 11/Sosok Peltu Lewi menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk silaturrahmi untuk meningkatkan rasa persatuan bangsa yang ada di wilayah kecamatan Tayan Hulu dan sekitarnya.

"Kegiatan ini adalah Karya Bakti Koramil dalam rangka mempersatukan silaturrahmi dan meningkatkan persatuan bangsa yang ada diwilayah kecamatan Tayan Hulu, kami hanya bisa membantu dalam bentuk tenaga berupa mengerjakan pekerjaan kasar untuk meringankan pekerjaan panitia, saya juga sudah mengerahkan semua anggota Koramil untuk secara bersama-sama dengan jemaat katolik yang ada di Kedakas untuk bersama melaksanakan kerja bakti pada hari ini." sampainya.

"Kegiatan ini juga di rencanakan akan berlanjut dibeberapa tempat ibadah diwilayah Kecamatan Tayan Hulu ini" sambungnya.


Sementara itu ketua Panitia Pembangunan gereja Bapak Hermanus Ane menyambut baik atas partisipasi tenaga dari Koramil 11/Sosok untuk membantu panitia mengerjakan pekerjaan kasar dilingkungan pembangunan gereja Katolik Santo Yosef Kedakas ini.

"Kami atas nama panitia menyampaikan terimakasih atas partisipasi gotong royong pihak Koramil 11/Sosok pada hari ini bersama dengan kami dalam kerja gotong royong di lokasi pembangunan gereja kami ini."

Dalam kesempatan ini juga Ketua Panitia Pembangunan gereja Bapak Hermanus Ane menyampaikan perkembangan pembangunan gereja Katolik Santo Yosef Kedakas sampai dengan saat ini sudah pada pengecoran slop-slop dan pemasangan menara, dan akan di rencanakan berlanjut pada pemasangan rangka baja ringan di bagian rangka atap.

Ketua panitia bersama umat katolik di stasi Santo Yosef Kedakas ini juga sedang mengalami kendala pendanaan untuk proses kelanjutan pembangunan gedung gereja ini.

"Rencana tahapan selanjutnya adalah pembangunan rangka atap yang memerlukan anggaran sekitar kurang lebih seratus juta rupiah, kami panitia masih sangat membutuhkan uluran tangan dari bapak/ibu donatur untuk membantu kami berupa uang maupun material, saat ini kami membutuhkan batoko, semen, seng dan baja ringan" sampainya.

Beliau juga menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh para donatur yang sudah memberi bantuan baik berupa uang maupun material yang sudah terpakai dan terpasang pada pembangunan hingga saat ini.

Adapun ukuran dari bangunan gedung gereja Katolik Santo Yosef Kedakas ini adalah lebar 10 meter dengan panjang 22 meter, dengan nilai rencana pembangunan adalah sebesar Rp 851.964.109 (delapan ratus lima puluh satu juta sembilan ratus enam puluh empat ribu seratus sembilan rupiah).

Panitia juga berupaya untuk mencukupi anggaran selama ini dengan mengajukan proposal-proposal kepada Pemda Sanggau, Pemprov Kalbar dan kepada pihak swasta serta para donatur-donatur diwilayah kecamatan Tayan Hulu, Parindu dan Sanggau sekitarnya.

Sampai dengan saat ini anggaran sudah terkumpul dan terealisasi dalam bentuk bangunan diangka kurang lebih dua ratusan juta rupiah. Panitia bersama umat katolik di stasi Santo Yosef Kedakas ini masih sangat mengharapkan uluran tangan para donatur untuk mencukupi pembangunan gedung gereja di stasi ini.



Jika Bapak/Ibu Donatur ingin membantu pembangunan gedung gereja ini, dapat menghubungi Ketua Panitia Bapak Hermanus Ane (HP. 0838 7147 4945), Ketua Umat Stasi Kedakas Bapak Sopyan (HP. 0838 5106 4634) atau menghubungi Pastor Paroki Kristus Raja Sosok di Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat.

Dilaporkan oleh : Hendrikus Hendi

Share:

SEMINAR PENCEGAHAN KORUPSI, BIMTEK JURNALISTIK DAN INVESTIGASI LSM SEKALBAR


Foto Bersama Peserta seminar FW-LSM Kalbar bersama Narasumber
Sanggau - Forum Wartawan & Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalimantan Barat kembali untuk yang kedua kalinya mengadakan Seminar Pencegahan Korupsi, Bimtek Jurnalistik dan Investasi LSM yang dilaksanakan pada 26-27/09/2020 di Hotel Garden Palace Sanggau Kalimantan Barat.

"Kegiatan ini menjadi agenda rutin FW-LSM yang dilaksanakan dua kali dalam setahun yang menjadi salah satu wujud peran serta masyarakat sipil dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagaimana diatur dalam pasal 41 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999,” sampai Yayat Darmawi, SE, SH, MH selaku Ketua Umum Presidium FW-LSM Kalbar.

Ketua Umum FW-LSM Kalbar Bpk. Yayat Darmawi SE. SH. MH
Kegiatan dibuka oleh Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau,H.Drs.Gusti Arman dan dihadiri oleh Kejaksaan Negeri Sanggau, Polres Sanggau, Kodim 1204 Sanggau dan Pemda Sanggau pada hari ini Sabtu 26/09/2020 bertempat di Hotel Garden Palace Sanggau.

Hadir kira-kira 100-san lebih peserta yang terdiri dari pekerja Pers/Wartawan dan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Se-Kalimantan Barat.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini menghadirkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Kejaksaan Tinggi Kalbar oleh Kasi Pidum Kejari Sanggau dan Kepala Sekolah Anti Korupsi Gemawan pada hari pertama 26/09/2020.

Kegiatan ini bertujuan memberikan Sarana edukasi dalam membangun gerakan antikorupsi di semua kalangan, Mensosialisasikan strategi inisiatif dan inovasi dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi, Komitmen bersama dalam pencegahan korupsi, Menciptakan keseriusan dan integritas segenap stakeholders dalam pencegahan korupsi, Mensosialisasikan tugas aparatur penegak hukum dalam mencegah dan menangani perkara korupsisektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Membuat pemetaan titik-titik rawan serta potensi terjadinya praktik korupsi PBJ di Kalimantan Barat, Merumuskan dan merancang Rencana Aksi, Menentukan strategi pencegahan, Optimalisasi peran pers dan LSM, Mensosialisasikan strategi inisiatif dan inovasi kepala daerah dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi.

Oleh : 001 STH
Share:

TANAM PADI PERDANA, KELOMPOK TANI SINAR BARU TERIMA KUNJUNGAN ANGGOTA DPRD SANGGAU


SOSOK - Penanaman Padi Perdana untuk tahun 2020 di sawah milik kelompok Tani Sinar Baru kampung Dangku Dusun Dangku Desa Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari Komisi Dua Yuvenalis Krismono pada Senin 03/08/20.

Turut juga hadir pada kegiatan ini Plh Danramil Tayan Hulu, BP3K Tayan Hulu, Mahasiswa Untan (Magang), Pengurus Kelompok Tani dan anggotanya serta para undangan lainya.

Dalam kesempatan ini Ketua Kelompok Tani Darson Simarmata menyampaikan ucapan terimakasih kepada Anggota Dewan Kabupaten Sanggau Bapak Yuvenalis Krismono yang berkesempatan hadir pada kegiatan tanam Perdana kelompok tani Sinar Pagi "Terimakasih atas kedatangan beliau ini, kedatangan Bapa Dewan ini akan menjadi suport bagi kami kelompok tani" ucapnya singkat.


Beliau juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran Danramil Tayan Hulu Bapa Lewi, BP3K beserta PPLnya, Para calon Kepala Desa Sosok, Teman-teman Media dan Mahasiswa Untan Magang yang sudah banyak membantu Kelompok Tani untuk mengetahui PH Tanah di lokasi pertanian.
Adapun luas areal percetakan sawah di hamparan ini adalah seluas 48 Ha, yang dikelola oleh Poktan Sinar Baru hanya 20 Ha dengan jumlah anggota sebanyak 26 orang.

Sedangkan untuk Jenis bibit yang ditanam serta  teknis penyemaian bibit hingga penanaman, BP3K Tayan Hulu Bapak Ibnu Banji menjelaskan "Untuk mencapai kesuksesan atau keberhasilan dalam berusaha tani beberapa teknologi dari awal sudah kita sampaikan dan praktekan diantaranya :
1.  Memilih benih unggul dengan  Seleksi benih supaya tepat penggunaan dan tepat jumlah dalam satuan luas.
2. Seedtreatman ( perlakuan benih) untuk mencengah jamur yang  ada di benih.
3. Penyemaian dengab baik dan benar untuk memaksimal pertumbuhan di persemaian.
4. Mengada gerakan Pengendalian Opt terutama hama tikus dengan cara groyopiokan.
5. Pengolahan lahan sawah yang baik dan benar.
6. Menanam sitem jajar logowo yang sekarang sedang diterapkan pada tanam perdana padi yaitu sistim tanam jajar logowo tipe 2 : 1 ( Jarwo 2:1)." Jelas Bapak yang biasa disapa Pak Ibnu ini.

Menjadi kendala yang di hadapi Poktan Sinar Baru adalah Jalan Usaha Tani yang masih belum berstandar untuk mengangkut alat pertanian dan hasil pertanian, Saluran Irigasi dan Kadar PH dilokasi persawahan yang rendah sehingga tingkat keasaman tinggi.


Mengingat berbagai kendala yang dihadapi, Kelompok Tani Sinar Baru berharap pihak terkait BP3K melalu PPL kedepannya harus lebih intensif turun kelapangan untuk melihat kendala-kendala dilapangan. "Kami berharap para PPL kedepannya harus lebih intensif turun kelokasi untuk melihat apa kendala-kendala, karena secara teknis memang masyarakat masih awam dengan alat-alat pertanian ini" ungkap ketua Poktan Sinar Baru Darson Simarmata.

Selain itu Ketua Kemlompok tani Sinar Baru Darson Simarmata juga mengharapakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten berupa alat-alat pertanian, bibit dan pupuk untuk menunjang kegiatan kelompok ini. "Kita memang berharap bantuan dari Pemerintah Kabupaten untuk membantu kami" sampainya singkat.


Sedangkan harapan terkait keadaan objek lokasi persawahan ini, kelompok tani ini berharap agar pasokan air untuk pengairan sawah ditempat ini bisa terus lancar tampa kendala. Hal ini mengingat sumber mata air ditempat ini berasal dari sebuah bukit yang tidak jauh dari lokasi persawahan ini. "Harapan agar bukit Jat ini jangan dialih fungsikan kekebun kelapa sawit, karena selama ini air disini tidak pernah berhenti, seandai sudah dialihfungsi jadi kebun sawit mungkin air ini akan kering. Jadi kita bersama berharap untuk pelestarian gunung(bukit) Jat juga, karena kita ada cita-cita juga mau menjadikan tempat ini wisata tani kedepanya" harapnya.


Dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari komisi dua Yuvenalis Krismono mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan kelompok Tani Sinar Baru "Harapan kita Kelompok Tani Sinar Baru ini bisa terus meningkat kegiatan di sawahnya ini, kita berharap agar hasilnya baik, ini merupakan suatu peluang untuk mengelola lahan-lahan yang yang ada untuk bisa dimanfaatkan dan hasilnya pasti untuk kelompok tani itu sendiri. Bahkan kita berharap juga hasilnya bisa untuk dijual dan menjadi sumber pendapatan Kelompok Tani ini'  sampainya.

Beliau juga berharap agar kelompok tani Sinar Baru ini bisa berjalan lancar dan kepada kelompok tani lainnya bisa aktif dan selalu kompak.

Dikesempatan itu juga Koramil 11/Sosok melalui Plh Danramil Peltu Lewi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan kelompok tani Sinar Baru ini, beliau menyampaikan kegiatan tanam padi ini merupakan usaha peningkatan ketahanan pangan sebagaimana program pemerintah pusat akan swasembada pangan melalui cetak sawah di seleruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat gontong royong dan kebersamaan.


"kegiatan tanam padi perdana di lahan cetak sawah baru ini merupakan langkah awal terlaksananya program Kementrian Pertanian RI melalui dinas pertanian Kabupaten Sanggau berkerjasama dengan Kodim 1204/Sanggau dalam rangka mensuksekan program swasembada pangan serta sebagai upaya untuk memperkuat negara melalui peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga tanam padi yang kita laksanakan ini di ridhoi oleh Allah Yang Maha Kuasa sehingga mendapat hasil yang memuaskan,” harap Plh Danramil.

“Apabila hasil panen meningkat, maka kesejahteraanpun semakin meningkat. Dengan meningkatnya kesejahteraan, maka ketahanan nasional akan semakin kuat, dengan didukungnya ketahanan pangan yang kuat pula,” tambahnya.

Menurutnya, kedepan diharapkan ketahanan pangan di Indonesia sudah terwujud, sehingga di masa yang akan datang Indonesia menjadi negara swasembada pangan yang mumpuni.

“Dengan ketahanan pangan yang kuat maka ketahanan nasional secara otomatis akan semakin kuat dan situasi keamanan juga akan semakin kondusif, karena rakyatnya sejahtera,” ucapnya.

Tim seputartayanhulu.blogspot.com





Share:

BPD KEDAKAS SELENGGARAKAN MUSDES RKPDES KEDAKAS TAHUN 2021

Foto Dokumentasi Hendrikus Hendi : Suasana Musdes RKPDes Kedakas tahun 2021

KEDAKAS - Badan Permusyawaratan Desa Kedakas menyelenggarakan pelaksanaan Musdes untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Kedakas Tahun 2021, kegiatan ini terlaksana pada Rabu 21/07/2020 bertempat di Gedung Balai Pertemuan Desa Kedakas.

Kegiatan Musdes ini dihadiri oleh Pj.Kepala Desa Bpk. Rusnadi Asui beserta Perangkat desa kedakas, Camat Tayan Hulu Bpk. Miko Martoyo beserta kasi Ek.Bang Kecamatan Bpk. Mardin, P3MD, Bhabinsa Desa Kedakas, Perwakilan Dinas Pendidikan, Pertanian serta perwakilan dinas-dinas lainnya.

Sedangkan dari unsur masyarakat hadir Temenggung Desa Kedakas Sulianus Sumardi, Para Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Lembaga Desa LPM dan KPMD, serta beberapa unsur masyarakat sipil desa lainnya.

Kegiatan yang di selenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa Kedakas ini dibuka langsung oleh Ketua BPDnya dengan menyampaikan kata sambutan. Dalam kata sambutannya Ketua BPD Kedakas Yulianus Mariono menyampaikan "Musyawarah ini dilaksanakan untuk menggali aspirasi, sehingga arah pembangunan desa Kedakas kedepannya terarah. Sehingga tidak ada lagi kedepannya tuduhan dari masyarakat pembangunan hanya direncanakan oleh pihak Pemdes, Sekretaris Desa atau perangkat lainnya" sampainya.

Beliau melanjutkan "BPD dalam hal ini hanya melaksanakan kegiatan penggalian gagasan aspirasi masyarakat yang nantinya menjadi dasar untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan Pemerintah Desa Kedakas tahun 2021. lanjutnya.

Pelaksanaan Musdes RKPDes kali ini juga terbatas dalam pelaksanaan karena mengingat situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini masih belum berakhir. Sehingga dari undangan sampai pada proses kegiatan, mematuhi protokol Gugus Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama Pj. Kepala Desa Kedakas Rusnadi Asui menyampaikan juga "Penyusunan RKPDes tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kenapa? Hal ini karena kita ini sedang mengalami bencana nasional. Artinya RKPDes yang kita susun ini, tidak seperti sedetel-detel mungkin seperti tahun-tahun yang lalu" sampainya.

Dalam kesempatan ini Pj. Kepala Desa Kedakas lebih banyak menjelaskan serta menghimbau terkait situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Mengingat sikon Pandemi Covid-19, masih belum berakhir sehingga diharapkan kepada masyarakat Desa Kedakas untuk selalu waspada dalam beraktivitas diluar rumah.

Sementara itu Camat Tayan Hulu Miko Martoyo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPD Desa Kedakas atas pelaksanaan kegiatan Musdes yang ketiga kalinya dalam tahun ini di Kecamatan Tayan Hulu "Berkaitan dengan kegiatan kita pagi hari ini, saya berterima kasih kepada Ketua BPD karena ini bagian dari kegiatan BPD untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini dan harapan saya dari lima anggota BPD ini semua satu bahasa" ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga Camat Tayan Hulu menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dimasa Pandemi Covid-19 ini. Beliau juga menyampaikan kekecewaannya atas ketidak waspadaan dari para pedagang sayur dan warga yang sedang berada dipasar sayur Sosok dalam menggunakan masker.

Kegiatan Musdes berlanjut dengan penyampaian paparan oleh para Pendamping Desa Kecamatan serta Pendamping Lokal Desa terkait tata cara serta aturan dalam Permendagri, Permendes dan peraturan-peraturan terkait lainnya dalam pelaksanaan Musdes RKPDes sampai pada pelaksanaan Program Kerja Pemerintah Desa untuk tahun 2021 mendatang.

Tidak kalah penting dalam kegiatan ini adalah sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat Desa Kedakas, sehingga pada sesi selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian usulan maupun masukan dari para hadirin (tokoh masyarakat setempat).

Setelah terhimpun beberapa usulan dan masukan dari keterwakilan masyarakat yang hadir pada kesempatan itu, Notulen Musdes Plh. Sekretaris Desa Ibu Valeria Rosi membacakan Berita Acara Musyawarah Desa penyusunan RKPDes Kedakas tahun 2021 kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara yang menjadi sesi akhir dari rangkaian kegiatan Musdes kali ini.

Rilis oleh : Tim seputartayanhulu.blogspot.com




Share:

CORAT-CORET NATAL DARI KAMPUNG


Semoga Damai Natal yang dibawa oleh Sang Kristus Penyelamat Dunia menjadi berkat yang menjadikan kita "Hidup Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang" (bdk. Yoh 15:14-15).

Dan semoga Warga Masyarakat terutama warga Kecil (Masyarakat Kampung, kota yang selama ini terpinggirkan, yang belum merasakan RASA KEADILAN sebagai warga Negara yang Merdeka) dapat merasakan Berkat Natal ini sebagai moments untuk menguatkan diri dengan menanamkan perilaku persahabatan antar sesama, agar dapat memperjuangkan secara bersama Keadilan diantara mereka.

Dan semoga Berkat Natal ini mewujudkan Persahabatan bagi Semua orang agar perjuangan masyarakat mendapatkan Berkat dan Rahmat yang melimpah dari Sang Kristus yang telah lahir kedunia ini, dan semoga berkat kelahiran Sang Kristus kuasa Iblis (Sikap Keserakahan, Penindasan, Ketidakadilan dan Kesombongan diri) di Hancurkan oleh Terang Sang Surga/Kristus diatas bumi ini agar Damai disurga dapat turun kedunia dan dirasakan oleh semua makluk ciptaan Nya.

Akhir kata, kami sekeluarga mengucapkan Selamat Natal 25/12/19 dan Selamat Menyambut Tahun Baru 2020...!

Salam Damai Kristus...!

By : Hendrik Hendi
🙏🙏🙏


Share:

MARI KEMBALIKAN MARWAH HUTAN ADAT DI SEKITAR KITA

Foto : Dok. Hendrikus Hendi
Lokasi : Kawasan konservasi "PERIJI ATANG" Dusun Kedian Desa Kedakas

seputartayanhulu.blogspot.com SEKADAU - Kepala Desa Tapang Semadak Theresia Yusmini berharap perhatian dunia bagi masyarakatnya yang telah menjaga kelestarian hutan adat sebagai bagian paru-paru dunia.
Theresia Yusmini menceritakan perjuangan masyarakat Desa Tapang Semadak dalam menjaga kelestarian hutan adat yang berada di desa tersebut.
Hingga pada akhirnya mendapatkan SK Pengakuan Hutan Adat baik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau maupun Pemerintah Pusat Republik Indonesia.
Yakni SK Bupati Nomor 180/392/HK-A/2016 Tanggal 28 Desember 2016. dan SK Presiden Nomor 1152/ MENLHK-PSKL/PKTHA/PSL.0/3/2017.
"Setelah dapat SK dari Kementerian Lingkungan Hidup, maka kami dari pemerintahan desa akan terus berupaya untuk tetap melestarikan dan menjaga hutan adat yang kami miliki," ujarnya, Rabu (11/12/2019).

Theresia menyebut Pemdes juga selalu mengimbau masyarakat tentang larangan menebang pohon di hutan adat tersebut.
Tak hanya memberikan imbauan, Pemdes Tapang Semadak saat ini juga sedang berupaya untuk mengembangkan ekowisata di sekitaran hutan adat itu, tanpa menggangu kondisi hutan adat yang bernama Rimba Tawang Panyai itu.
Adapun berbagai upaya yang akan dilakukan Pemdes dalam menjaga dan melestarikan keberadaan Hutan Adat Rimba Tawang Panyai itu seperti akan dibuat pintu gerbang Hutan Adat Tawang Panyai.

“Selain itu akan membuat akses jalan menuju Hutan Adat Rimba Tawang Panyai. Pemdes juga akan membuat rambat beton yang akan mengelilingi hutan adat,” sampainya.

Upaya lain yang dilakukan yaitu membuat homestay diluar Hutan Adat Rimba Tawang Panyai sehingga pengunjung dapat bersantai bersama keluarga.
“Akan dibuat pula plang nama-nama pohon yang ada di Hutan Adat Rimba Tawang Panyai sehingga anak cucu kita tahu akan nama pohon-pohon tersebut yang semakin lama semakin punah,” ujarnya.

Dengan rencana yang begitu besar, Theresia Yusmini mengatakan tentu pihak desa tidak bisa bekerja sendiri untuk mewujudkannya.
"Dibutuhkan kerja sama yang baik dengan pihak pemerintah maupun swasta untuk men-support baik secara moril maupun materil sehingga objek wisata hutan adat Rimba Tawang Panyai ini nantinya tidak hanya menjadi dongeng sebelum tidur bagi anak-anak kita," ungkapnya.

Ia berharap keberadaan Hutan Adat Rimba Tawang Panyai dapat dipandang sebagai aset yang sangat berguna bagi masyarakat kabupaten Sekadau maupun wisatawan luar. Baik dari potensi Ekonomi, Adat dan budaya.

Judul Asli :
*AKAN BIKIN EKOWISATA HUTAN ADAT RIMBA, KADES HARAP DUKUNGAN SEMUA PIHAK*

Sumber : https://pontianak.tribunnews.com/2019/12/13/akan-bikin-ekowisata-hutan-adat-rimba-kades-harapkan-dukungan-semua-pihak

#Halaman Facebook Lembaga Bela Banua Talino#

#HutanAdat
#TpSambasTpSemadak
#TawangPanyai
#LBBT
#KabSekadau
#KalBar

Berikut dibawah adalah Foto Dokumentasi seputartayanhulu.blogspot.com







Share:

MOBIL TANGKI TABRAK PENGENDARA BISON TEWAS DI TEMPAT


SOSOK seputartayanhulu.blogspot.com - Lakalantas antara mobil tangki Mitshubishi KB 8817 DD yang dikemudi oleh SABRI, laki-laki, 29 th, karyawan swasta, Islam beralamat di Dsn. Lintang RT. 01 Desa Suka Gerundi Kec. Parindu Kab. Sanggau dengan sepeda motor Yamaha Byson KB 2521 DZ yang dikendarai oleh BANYA, laki-laki, 40 th, Katholik, swasta beralamat di Dsn. Tanjung Robokan Desa Semayang Kec. Kembayan Kab. Sanggau.

Tabrakan terjadi dijalan raya Sosok - Kembayan tepatnya di Simpang PKS PT. SABW Dusun Simpang Tanjung Desa Binjai Kecamatan Tayan Hulu Kab. Sanggau pada Selasa 10/12/19 sekira pukul 05.30 wib pagi menewaskan 1 orang pengendara sepeda motor Yamaha Bison.

Kronologis :

Sepeda motor Yamaha Byson yang dikendarai Sdr. BANYA datang dari arah Simpang Tanjung menuju kembayan, setibanya di Jalan Raya Sosok - Kembayan Dsn. Simpang Tanjung Desa Binjai Kec. Tayan Hulu Kab. Sanggau tepatnya depan Simpang PKS PT. SABW menabrak jalan yang berlubang sehingga oleng kekanan dan masuk kelajur kanan, dan pada saat masuk kelajur kanan dari arah berlawanan datang mobil tangki yang dikemudikan sdr. SABRI sehingga sepeda motor Yamaha Byson tertabrak dan terseret.


Adapun identitas korban adalah Nama BANYA, laki-laki, 40 th, Katholik, swasta beralamat di Dsn. Tanjung Robokan Desa Semayang Kec. Kembayan Kab. Sanggau meninggal di TKP dengan kondisi pecah pada bagian kepala.

Sampai dengan berita ini diturunkan korban sudah di bawa ke Puskesmas Sosok dan akan dibawa kerumah duka di Desa Semayang.

Sedangkan unit kendaraan Mobil Tanki dan Sepeda Motor sudah diamakan oleh Pihak Polsek Tayan Hulu di Mapolsek Tayan Hulu.

(RED)
Share:

BIMTEK REPLIKASI INOVASI DESA KECAMATAN TAYAN HULU TERLAKSANA DENGAN SUKSES

Foto Bersama Peserta, Narasumber dan Penyelenggara
Foto : Hendrikus Hendi
Tayan Hulu (seputartayanhulu.blogspot.com) - Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Tayan Hulu memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan Bimbingan Teknis Replikasi Inovasi Desa. Kegiatan Bimtek kali ini mengangkat tema "Menggali Kesiapan Desa Dalam Melaksanakan Komitmen untuk Mereplikasi Pembangunan Inovatif, Tepat Guna dan Tepat Sasaran Menuju Kemandirian Desa" kegiatan terlaksana pada Selasa 22/10/19 kemarin.

Kegiatan dibuka oleh Plt. Kasi Pemerintahan Kecamatan Tayan Hulu Bpk. Mardin dan dihadiri oleh Plt. Kasi Pembangunan Desa Muhamad Suparman beserta berapa orang staf DPMPemdes Kab. Sanggau; Kasubbag Perencanaan dan Akuntabilitas Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau Muhammad Farkhan Babara,SP, M.Si; Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Sanggau Bpk. Muzanni dan Ibu Subaidah; Para Pendamping Desa Kecamatan beserta Pendamping Lokal Desa; Para Kepala Desa dan Sekdes Sekecamatan Tayan Hulu.

Maksud dan Tujuan dari kegiatan ini disampaikan oleh Ketua Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Tayan Hulu Ariska Kusuma adalah agar pihak Pemerintah Desa dapat mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan komitmen Desa-Desa dalam mengelola keuangan Desa yang bersumber dari ADD dan DD.

"Kegiatan ini diselenggarakan untuk mereplikasi Komitment Desa yang tertuang dalam kartu komitment Bursa inovasi Desa untuk pembangunan yang Inovatif danTepat sasaran dalam Hal infrastruktur, SDM dan Kewirausahaan" sampainya.

Memang melihat situasi pengelolaan keuangan desa saat ini, banyak desa-desa yang merasa kebingungan untuk melaksanakan pembangunan yang inovatif dengan anggaran yang ada, sehingga kegiatan Bimtek hari ini dirasakan beberapa peserta sangat baik dan tepat dilaksanakan. Bahkan mereka berharap kedepannya pelaksanaan Bimtek ini bisa menghadirkan Narasumber yang sesuai dengan bidang yang akan menjadi target inovasi mereka.

Dari pihak penyelenggara dalam hal ini TPID Kecamatan Tayan Hulu menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai realisasi dari program kerja TPID serta didukungan para PD, PLD dan Camat Tayan Hulu.


Share:

STOP KRIMINALISASI

STOP KRIMINALISASI
MAD

Ucapan Selamat

Ucapan Selamat
Selamat Natal dan Tahun Baru

IKLAN

IKLAN
Pasang Iklan disini 0852 4996 2992

LOGO

LOGO
Garuda Pancasila

Categories

Label

Total Tayang Postingan

Mari Berkontribusi

Mari Berbagi Informasi...!!!
Tuangkan informasi di sekitar anda dengan mengirimkan Narasi/Tulisan beserta dokumentasi nya kepada Kami. di No WA.0852.4996.2992

Pages