PANITIA MUSDAT KE IV DAD KECAMATAN TAYAN HULU MELAKSANAKAN PRAMUSDAT
MASYARAKAT ADAT DAYAK HIBUN KAMPUNG RAMBAI LAKSANAKAN RITUAL MPOKANG PEDAGI ABAI BUO
![]() |
| "Foto Tim Pemangkou Poyo Tono Hibun (Penasehat, Pemangkou dan Temongguang Hayo) bersama Kades Kedakas, Kadus Kedian, Pengatouh Pedagi, Tukoang Pomoang dan Tokoh Masyarakat lainnya" |
Kegiatan dihadiri oleh Temongguang Hayo Sub-suku Dayak Hibun Bapak Beatus Pius Onomuo Et, didampingi oleh Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Bapak Fransiskus Suwondo,SE yang juga adalah anggota DPRD Provinsi Kalbar; bersama dengan Anggota DPRD Kabupaten Sanggau Bapak Yuvenalis Krismono,SE; Pemangkou Poyo Tono Hibun Kecamatan Parindu Bapak Heryanto Didi, SH; Kepala Desa Kedakas Bapak Sifrianus Juhe beserta para tokoh masyarakat dan warga setempat.
![]() |
| Tim Pemangkou Poyo Tono Hibun |
Kegiatan ini di laksankan secara langsung di lokasi cagar budaya masyarakat adat setempat Pedagi Abai Buo, sebagai bentuk ritual pengucapan syukur kepada Penompo atau Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen selama satu tahun periode bertani ladang bagi masyarakat di komunitas Hibun Rambai.
Selain perayaan syukur, kegiatan ini juga sebagai ritual untuk memohon perlindungan kepada Penompo atau Tuhan Yang Maha Esa, agar warga setempat terlindung dari marabahaya serta diberikan kelimpahan rejeki di tahun yang akan datang.
Dalam kesempatan itu, Temongguang Hayo sub-suku Hibun mengapresiasi atas terselenggaranya ritual ini setiap tahunnya, ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut untuk diwariskan kepada generasi muda dayak hibun di kampung ini.
![]() |
| "Temongguang Hayo menyampaikan sambutan sekaligus petuah-petuah di hadapan Masyarakat Adat Dayak Hibun di Ompu Binuo (kampung) Rambai" |
Hal yang sama di ungkapkan oleh Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Bapak Fransiskus Suwondo, generasi muda harus mau mempelajari adat-istiadat dan budaya, agar selalu bisa mempertahankan identitas sebagai masyarakat adat yang berbudaya dan bermartabat.
![]() |
| "Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Fransiskus Suwondo, SE (anggota DPRD Provinsi Kalbar) saat menyampaikan sambutan" |
Menanggapi kunjungan Temongguang Hayo sub-suku hibun bersama Pemangkou poyo tono dan anggota DPR, kepala Desa Kedakas menyampaikan terimakasih dan apresiasi.
![]() |
| Penasehat Poyo Tono, Tukoang Pomoang (Imam Ritual), Temongguang Hayo Suku Hibun |
![]() |
| "Kepala Desa Kedakas Sifrianus Juhe saat menyampaikan kata sambutan" |
![]() |
| "Kalau Bukan Kita (Onyo Hibun), Siapa Lagi Yang Akan Peduli untuk Merawat, Menjaga dan Melestarikan Budaya dan Adat Istiadat Dayak Hibun" |
MASYARAKAT ADAT DAYAK HIBUN KAMPUNG SELESUNG LAKSANAKAN RITUAL NCUPO/MPOKANG PEDAGI
SELESUNG - Masyarakat Adat Dayak Hibun dikampung Selesung Desa Pandan Sembuat Kabupaten Sanggau, menggelar ritual adat mpokang pedagi di situs budaya pedagi Abae Pengihang Mangku Bumi Nek Ratu Pangkow Dayang Pati pada jumat 23/04/2021 lalu.
Kegiatan ritual adat yang rutin dilaksanakan setiap tahun di situs budaya asal kampung Selesung ini dilaksanakan satu hari penuh, dimulai pagi hingga selesai pada sore hari.
Hadir pada kesempatan kali ini Petinggi Adat sub suku dayak Hibun Bapak Beatus Pius Onomuo Et sebagai Temongguang Hayo dan turut hadir juga Penasehat Pemangkou Poyo Tono Hibun Bapak Fransiskus Suwondo, SE yang juga menjabat anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
![]() |
| Bpk. Beatus Pius Onomuo Et Temenggung Hayo Dayak Hibun |
Kegiatan ritual adat mpokang pedagi ini dilaksanakan sebagai bentuk syukur masyarakat adat dayak Hibun di kampung selesung ini kepada penguasa alam, yang telah memberikan rejeki kepada masyarakat dikampung Selesung dan sekitarnya, selama satu tahun lalu, sehingga mereka mendapatkan hasil panen yang mencukupi dari semua hasil alam yang mereka garap dan kelola selama satu tahun.
Dalam kesempatan ritual adat ini juga masyarakat adat di komunitas ini berkesempatan menyapaikan kembali doa dan harapan untuk tahun berikutnya yang akan datang, agar hasil panen baik serta warga masyarakat selalu diberi kesehatan dan perlindungan dari bencana.
Pada kesempatan itu Temongguang Hayo sub-suku Hibun Bapak Beatus Pius Onomuo Et menyampaikan apresiasi kepada warga masyarakat kampung Selesung yang masih aktif memelihara cagar budaya berupa situs pedadi peninggalan para leluhur yang wajib dipelihara, dirawat dan dijaga.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Penasehat Pemangkow Poyo Tono Hibun bahwa kalau bukan kita siapa lagi yang akan merawat, menjaga dan melestarikan situs-situs budaya seperti ini. Sebagai masyarakat adat kita harus aktif melestarikan menjaga dan melestarikan budaya kita, agar kita bisa dianggap sebagai komunitas adat yang mandiri dan bermartabat pungkasnya.
![]() |
| "Anggota DPRD Provinsi Kalbar Bapak Fransiskus Suwondo, SE saat melihat lesung dari belian peninggalan leluhur" |
Sementara itu Temongguang Desa Pandan Sembuat Bapak Martinus Sama menyambut baik dan mengucapkan terimakasih, atas kunjungan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan Petinggi Adat dayak hibun Temongguang Hayo ke kampung Selesung untuk mengunjungi situs budaya ini.
KARYA BAKTI KORAMIL 11/SOSOK, PANITIA GEREJA MASIH MEMERLUKAN SUMBANGAN DONATUR
KEDAKAS - Panitia pembangunan gereja Katolik Santo Yosef Kedakas Paroki Kristus Raja Sosok mendapatkan kunjungan Karya Bakti TNI Koramil 11/Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau pada rabu 21/04/2021 lalu.
Kegiatan dimaksud adalah bentuk sumbangsih berupa tenaga dari Koramil 11/Sosok untuk membantu umat katolik di stasi Santo Yosef Kedakas dalam proses pembangunan gereja Katolik diwilayah ini.
Dalam kesempatan itu Danramil 11/Sosok Peltu Lewi menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk silaturrahmi untuk meningkatkan rasa persatuan bangsa yang ada di wilayah kecamatan Tayan Hulu dan sekitarnya.
"Kegiatan ini adalah Karya Bakti Koramil dalam rangka mempersatukan silaturrahmi dan meningkatkan persatuan bangsa yang ada diwilayah kecamatan Tayan Hulu, kami hanya bisa membantu dalam bentuk tenaga berupa mengerjakan pekerjaan kasar untuk meringankan pekerjaan panitia, saya juga sudah mengerahkan semua anggota Koramil untuk secara bersama-sama dengan jemaat katolik yang ada di Kedakas untuk bersama melaksanakan kerja bakti pada hari ini." sampainya.
"Kegiatan ini juga di rencanakan akan berlanjut dibeberapa tempat ibadah diwilayah Kecamatan Tayan Hulu ini" sambungnya.
Sementara itu ketua Panitia Pembangunan gereja Bapak Hermanus Ane menyambut baik atas partisipasi tenaga dari Koramil 11/Sosok untuk membantu panitia mengerjakan pekerjaan kasar dilingkungan pembangunan gereja Katolik Santo Yosef Kedakas ini.
"Kami atas nama panitia menyampaikan terimakasih atas partisipasi gotong royong pihak Koramil 11/Sosok pada hari ini bersama dengan kami dalam kerja gotong royong di lokasi pembangunan gereja kami ini."
Dalam kesempatan ini juga Ketua Panitia Pembangunan gereja Bapak Hermanus Ane menyampaikan perkembangan pembangunan gereja Katolik Santo Yosef Kedakas sampai dengan saat ini sudah pada pengecoran slop-slop dan pemasangan menara, dan akan di rencanakan berlanjut pada pemasangan rangka baja ringan di bagian rangka atap.
Ketua panitia bersama umat katolik di stasi Santo Yosef Kedakas ini juga sedang mengalami kendala pendanaan untuk proses kelanjutan pembangunan gedung gereja ini.
"Rencana tahapan selanjutnya adalah pembangunan rangka atap yang memerlukan anggaran sekitar kurang lebih seratus juta rupiah, kami panitia masih sangat membutuhkan uluran tangan dari bapak/ibu donatur untuk membantu kami berupa uang maupun material, saat ini kami membutuhkan batoko, semen, seng dan baja ringan" sampainya.
Beliau juga menyampaikan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh para donatur yang sudah memberi bantuan baik berupa uang maupun material yang sudah terpakai dan terpasang pada pembangunan hingga saat ini.
Adapun ukuran dari bangunan gedung gereja Katolik Santo Yosef Kedakas ini adalah lebar 10 meter dengan panjang 22 meter, dengan nilai rencana pembangunan adalah sebesar Rp 851.964.109 (delapan ratus lima puluh satu juta sembilan ratus enam puluh empat ribu seratus sembilan rupiah).
Panitia juga berupaya untuk mencukupi anggaran selama ini dengan mengajukan proposal-proposal kepada Pemda Sanggau, Pemprov Kalbar dan kepada pihak swasta serta para donatur-donatur diwilayah kecamatan Tayan Hulu, Parindu dan Sanggau sekitarnya.
Sampai dengan saat ini anggaran sudah terkumpul dan terealisasi dalam bentuk bangunan diangka kurang lebih dua ratusan juta rupiah. Panitia bersama umat katolik di stasi Santo Yosef Kedakas ini masih sangat mengharapkan uluran tangan para donatur untuk mencukupi pembangunan gedung gereja di stasi ini.
Dilaporkan oleh : Hendrikus Hendi
SEMINAR PENCEGAHAN KORUPSI, BIMTEK JURNALISTIK DAN INVESTIGASI LSM SEKALBAR
![]() |
| Foto Bersama Peserta seminar FW-LSM Kalbar bersama Narasumber |
![]() |
| Ketua Umum FW-LSM Kalbar Bpk. Yayat Darmawi SE. SH. MH |
TANAM PADI PERDANA, KELOMPOK TANI SINAR BARU TERIMA KUNJUNGAN ANGGOTA DPRD SANGGAU
SOSOK - Penanaman Padi Perdana untuk tahun 2020 di sawah milik kelompok Tani Sinar Baru kampung Dangku Dusun Dangku Desa Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari Komisi Dua Yuvenalis Krismono pada Senin 03/08/20.
Beliau juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran Danramil Tayan Hulu Bapa Lewi, BP3K beserta PPLnya, Para calon Kepala Desa Sosok, Teman-teman Media dan Mahasiswa Untan Magang yang sudah banyak membantu Kelompok Tani untuk mengetahui PH Tanah di lokasi pertanian.
Mengingat berbagai kendala yang dihadapi, Kelompok Tani Sinar Baru berharap pihak terkait BP3K melalu PPL kedepannya harus lebih intensif turun kelapangan untuk melihat kendala-kendala dilapangan. "Kami berharap para PPL kedepannya harus lebih intensif turun kelokasi untuk melihat apa kendala-kendala, karena secara teknis memang masyarakat masih awam dengan alat-alat pertanian ini" ungkap ketua Poktan Sinar Baru Darson Simarmata.
Sedangkan harapan terkait keadaan objek lokasi persawahan ini, kelompok tani ini berharap agar pasokan air untuk pengairan sawah ditempat ini bisa terus lancar tampa kendala. Hal ini mengingat sumber mata air ditempat ini berasal dari sebuah bukit yang tidak jauh dari lokasi persawahan ini. "Harapan agar bukit Jat ini jangan dialih fungsikan kekebun kelapa sawit, karena selama ini air disini tidak pernah berhenti, seandai sudah dialihfungsi jadi kebun sawit mungkin air ini akan kering. Jadi kita bersama berharap untuk pelestarian gunung(bukit) Jat juga, karena kita ada cita-cita juga mau menjadikan tempat ini wisata tani kedepanya" harapnya.
Dalam kesempatan itu Anggota DPRD Kabupaten Sanggau dari komisi dua Yuvenalis Krismono mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan kelompok Tani Sinar Baru "Harapan kita Kelompok Tani Sinar Baru ini bisa terus meningkat kegiatan di sawahnya ini, kita berharap agar hasilnya baik, ini merupakan suatu peluang untuk mengelola lahan-lahan yang yang ada untuk bisa dimanfaatkan dan hasilnya pasti untuk kelompok tani itu sendiri. Bahkan kita berharap juga hasilnya bisa untuk dijual dan menjadi sumber pendapatan Kelompok Tani ini' sampainya.
"kegiatan tanam padi perdana di lahan cetak sawah baru ini merupakan langkah awal terlaksananya program Kementrian Pertanian RI melalui dinas pertanian Kabupaten Sanggau berkerjasama dengan Kodim 1204/Sanggau dalam rangka mensuksekan program swasembada pangan serta sebagai upaya untuk memperkuat negara melalui peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga tanam padi yang kita laksanakan ini di ridhoi oleh Allah Yang Maha Kuasa sehingga mendapat hasil yang memuaskan,” harap Plh Danramil.
BPD KEDAKAS SELENGGARAKAN MUSDES RKPDES KEDAKAS TAHUN 2021
KEDAKAS - Badan Permusyawaratan Desa Kedakas menyelenggarakan pelaksanaan Musdes untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Kedakas Tahun 2021, kegiatan ini terlaksana pada Rabu 21/07/2020 bertempat di Gedung Balai Pertemuan Desa Kedakas.
Kegiatan Musdes ini dihadiri oleh Pj.Kepala Desa Bpk. Rusnadi Asui beserta Perangkat desa kedakas, Camat Tayan Hulu Bpk. Miko Martoyo beserta kasi Ek.Bang Kecamatan Bpk. Mardin, P3MD, Bhabinsa Desa Kedakas, Perwakilan Dinas Pendidikan, Pertanian serta perwakilan dinas-dinas lainnya.
Sedangkan dari unsur masyarakat hadir Temenggung Desa Kedakas Sulianus Sumardi, Para Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Lembaga Desa LPM dan KPMD, serta beberapa unsur masyarakat sipil desa lainnya.
Kegiatan yang di selenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa Kedakas ini dibuka langsung oleh Ketua BPDnya dengan menyampaikan kata sambutan. Dalam kata sambutannya Ketua BPD Kedakas Yulianus Mariono menyampaikan "Musyawarah ini dilaksanakan untuk menggali aspirasi, sehingga arah pembangunan desa Kedakas kedepannya terarah. Sehingga tidak ada lagi kedepannya tuduhan dari masyarakat pembangunan hanya direncanakan oleh pihak Pemdes, Sekretaris Desa atau perangkat lainnya" sampainya.
Beliau melanjutkan "BPD dalam hal ini hanya melaksanakan kegiatan penggalian gagasan aspirasi masyarakat yang nantinya menjadi dasar untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan Pemerintah Desa Kedakas tahun 2021. lanjutnya.
Pelaksanaan Musdes RKPDes kali ini juga terbatas dalam pelaksanaan karena mengingat situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini masih belum berakhir. Sehingga dari undangan sampai pada proses kegiatan, mematuhi protokol Gugus Covid-19.
Dalam kesempatan yang sama Pj. Kepala Desa Kedakas Rusnadi Asui menyampaikan juga "Penyusunan RKPDes tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kenapa? Hal ini karena kita ini sedang mengalami bencana nasional. Artinya RKPDes yang kita susun ini, tidak seperti sedetel-detel mungkin seperti tahun-tahun yang lalu" sampainya.
Dalam kesempatan ini Pj. Kepala Desa Kedakas lebih banyak menjelaskan serta menghimbau terkait situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Mengingat sikon Pandemi Covid-19, masih belum berakhir sehingga diharapkan kepada masyarakat Desa Kedakas untuk selalu waspada dalam beraktivitas diluar rumah.
Sementara itu Camat Tayan Hulu Miko Martoyo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPD Desa Kedakas atas pelaksanaan kegiatan Musdes yang ketiga kalinya dalam tahun ini di Kecamatan Tayan Hulu "Berkaitan dengan kegiatan kita pagi hari ini, saya berterima kasih kepada Ketua BPD karena ini bagian dari kegiatan BPD untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini dan harapan saya dari lima anggota BPD ini semua satu bahasa" ungkapnya.
Dalam kesempatan ini juga Camat Tayan Hulu menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dimasa Pandemi Covid-19 ini. Beliau juga menyampaikan kekecewaannya atas ketidak waspadaan dari para pedagang sayur dan warga yang sedang berada dipasar sayur Sosok dalam menggunakan masker.
Kegiatan Musdes berlanjut dengan penyampaian paparan oleh para Pendamping Desa Kecamatan serta Pendamping Lokal Desa terkait tata cara serta aturan dalam Permendagri, Permendes dan peraturan-peraturan terkait lainnya dalam pelaksanaan Musdes RKPDes sampai pada pelaksanaan Program Kerja Pemerintah Desa untuk tahun 2021 mendatang.
Tidak kalah penting dalam kegiatan ini adalah sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat Desa Kedakas, sehingga pada sesi selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian usulan maupun masukan dari para hadirin (tokoh masyarakat setempat).
Setelah terhimpun beberapa usulan dan masukan dari keterwakilan masyarakat yang hadir pada kesempatan itu, Notulen Musdes Plh. Sekretaris Desa Ibu Valeria Rosi membacakan Berita Acara Musyawarah Desa penyusunan RKPDes Kedakas tahun 2021 kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara yang menjadi sesi akhir dari rangkaian kegiatan Musdes kali ini.
Rilis oleh : Tim seputartayanhulu.blogspot.com
CORAT-CORET NATAL DARI KAMPUNG
MARI KEMBALIKAN MARWAH HUTAN ADAT DI SEKITAR KITA
![]() |
| Foto : Dok. Hendrikus Hendi Lokasi : Kawasan konservasi "PERIJI ATANG" Dusun Kedian Desa Kedakas |
MOBIL TANGKI TABRAK PENGENDARA BISON TEWAS DI TEMPAT
BIMTEK REPLIKASI INOVASI DESA KECAMATAN TAYAN HULU TERLAKSANA DENGAN SUKSES
![]() |
| Foto Bersama Peserta, Narasumber dan Penyelenggara Foto : Hendrikus Hendi |


























































